TotalMedia.ID — Cerita, Inspirasi & Informasi
Event

Festival Film Santri 2026 Digelar di Surabaya, 90 Pesantren Kirim Karya

Redaksi TotalMedia.ID2 menit baca
Festival Film Santri 2026 Digelar di Surabaya, 90 Pesantren Kirim Karya
Balai Budaya Jawa Timur Cak Durasim di Surabaya yang menjadi lokasi penyelenggaraan Festival Film Santri 2026.

SURABAYA, TotalMedia.ID – Geliat sinema berbasis pesantren kembali menyapa publik di Jawa Timur. Balai Budaya Jawa Timur Cak Durasim di Surabaya bersiap menjadi ruang berkumpulnya para sineas muda dan pecinta film melalui gelaran Festival Film Santri (FFS) 2026.

Penyelenggaraan festival sinema tahunan yang memasuki edisi kedua ini menjagokan tema besar ‘Qarib’, yang memiliki makna dekat. Acara dipusatkan di Balai Budaya Jawa Timur Cak Durasim, Surabaya pada 12-13 November 2026. Hingga batas akhir pendaftaran pada 5 September 2026, tim kurator mengantongi 195 judul film pendek. Seluruh karya tersebut tercatat melibatkan 90 pondok pesantren serta berasal dari 12 provinsi dan 45 kota/kabupaten di Indonesia, seperti wilayah Jawa, Sumatera, hingga Kalimantan. Angka submisi ini meningkat jika dibandingkan dengan edisi perdana tahun 2025 yang mencatatkan 125 karya.

Peserta Luar Negeri dan Kategori Kritik Film

Selain dari berbagai daerah di Indonesia, FFS 2026 juga menerima karya sineas mancanegara. Panitia mencatat tiga film luar negeri ikut serta, yaitu satu film dari Mesir dan dua film dari Iran.

Pada edisi kali ini, FFS 2026 membuka tiga kategori perlombaan. Ketiganya meliputi Film Pendek Umum, Film Pendek Santri dan Pelajar, serta kategori Penulisan Kritik Film yang baru diluncurkan pada penyelenggaraan tahun 2026. Khusus kategori Penulisan Kritik Film, juri mengumpulkan 31 naskah dari peserta di 7 provinsi dan 16 kabupaten/kota.

Direktur FFS 2026, Agus Samsuri, menjelaskan bahwa gelaran tahun kedua ini disiapkan sebagai wadah pengembangan ekosistem perfilman pesantren yang berkualitas serta berkelanjutan. “Festival Film Santri 2026 adalah fase lanjutan dari festival di tahun sebelumnya. Yaitu untuk memperkuat kualitas artistik, meningkatkan partisipasi pesantren, memperluas jaringan, dan membangun ekosistem sinema pesantren yang berkelanjutan,” ujar Agus Samsuri pada Kamis (5/11/2026).

Deretan Juri dan Makna Tema Qarib

Untuk menjaga kualitas serta objektivitas penilaian, jajaran juri dari kalangan akademisi, perfilman, dan kebudayaan turut dihadirkan. Penilaian film pendek diserahkan kepada sutradara sekaligus akademisi Nurman Hakim, budayawan Inaya Wahid, dan sastrawan Sasti Gotama. Sementara itu, juri kategori Penulisan Kritik Film dipercayakan kepada Pemimpin Redaksi Cinema Poetica Adrian Pasaribu serta dosen dan peneliti UII Yogyakarta Zaki Habibi.

Direktur Program FFS 2026, Yogi Ishabib, menyatakan bahwa pemilihan tema ‘Qarib’ menjadi landasan untuk mendekatkan kegiatan festival kepada masyarakat. “Secara keseluruhan, gelaran Festival Film Santri tahun ini lebih semarak dan sesuai tema festival kami tahun ini, yakni Qarib. Kami berupaya semakin dekat dengan publik,” kata Yogi Ishabib.

Yang Perlu Diketahui Warga

Bagi masyarakat Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya yang ingin memantau atau mengapresiasi ajang perfilman ini, berikut detail pelaksanaannya:

  • Lokasi Kegiatan: Balai Budaya Jawa Timur Cak Durasim, Surabaya.

  • Tanggal Acara: 12-13 November 2026.

  • Kategori Kompetisi: Film Pendek Umum, Film Pendek Santri dan Pelajar, serta Penulisan Kritik Film.

  • Jumlah Karya: 195 judul film pendek dari 90 pesantren di Indonesia dan 3 film dari Mesir serta Iran.

Warga dapat memantau pembaruan informasi pelaksanaan acara melalui pengumuman resmi dari panitia Festival Film Santri 2026.

#balai budaya cak durasim#berita surabaya#Event Jawa Timur#festival film santri 2026#sinema pesantren
Bagikan WhatsApp Facebook

Redaksi

Redaksi TotalMedia.ID

Tim redaksi TotalMedia.ID.