TotalMedia.ID — Cerita, Inspirasi & Informasi
News

Harga Sembako Jatim Naik-Turun: Minyak Goreng dan LPG 3 Kg Naik, Ini Daftarnya

SURABAYA, TOTALMEDIA.ID — Harga kebutuhan pokok di Jawa Timur kembali bergerak pada awal Oktober 2026. Perubahan paling terasa terjadi pada sejumlah kebutuhan dapur yang cukup rutin dibeli masyarakat, termasuk minyak goreng dan gas elpiji 3 kilogram. Berdasarkan data harga rata-rata bahan pokok Jawa Timur yang dirangkum dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok…

admin5 menit baca
Harga Sembako Jatim Naik-Turun: Minyak Goreng dan LPG 3 Kg Naik, Ini Daftarnya
Harga Sembako Jatim Naik-Turun: Minyak Goreng dan LPG 3 Kg Naik, Ini Daftarnya

SURABAYA, TOTALMEDIA.ID — Harga kebutuhan pokok di Jawa Timur kembali bergerak pada awal Oktober 2026. Perubahan paling terasa terjadi pada sejumlah kebutuhan dapur yang cukup rutin dibeli masyarakat, termasuk minyak goreng dan gas elpiji 3 kilogram.

Berdasarkan data harga rata-rata bahan pokok Jawa Timur yang dirangkum dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur pada Sabtu, 3 Oktober 2026, beberapa jenis minyak goreng mengalami kenaikan. Harga LPG 3 kg juga ikut bergerak naik.

Di sisi lain, tidak semua kebutuhan mengalami kenaikan. Harga daging sapi, ayam ras, ayam kampung, serta telur ayam kampung justru mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga sembako tidak berlangsung seragam. Ada komoditas yang naik karena perubahan pasokan maupun permintaan, sementara komoditas lainnya justru turun.

Bagi rumah tangga, perubahan kecil pada sejumlah bahan pokok tetap perlu diperhatikan karena jika terjadi pada banyak komoditas sekaligus, total pengeluaran dapur dapat ikut meningkat.

1. Daftar Harga Sembako Jatim

Data yang dikutip dari Siskaperbapo pada Sabtu, 3 Oktober 2026 menunjukkan harga rata-rata sejumlah kebutuhan pokok di Jawa Timur sebagai berikut.

Komoditas Harga Rata-rata
Beras Premium Rp15.119/kg
Beras Medium Rp13.070/kg
Gula Kristal Putih Rp17.324/kg
Minyak Goreng Curah Rp20.648/kg
Minyak Goreng Premium Rp22.306/liter
Minyak Goreng Sederhana Rp19.104/liter
Minyakita Rp15.935/liter
Daging Sapi Paha Belakang Rp132.647/kg
Daging Ayam Ras Rp38.404/kg
Telur Ayam Ras Rp24.711/kg
Cabai Merah Keriting Rp42.701/kg
Cabai Merah Besar Rp33.908/kg
Cabai Rawit Merah Rp69.080/kg
Bawang Merah Rp27.197/kg
Bawang Putih Rp28.864/kg
Gas Elpiji 3 Kg Rp19.956

Harga tersebut merupakan rata-rata tingkat provinsi, sehingga harga yang ditemui konsumen di pasar atau toko dapat berbeda antarwilayah.

Minyak Goreng dan LPG Mengalami Kenaikan

Dibandingkan data sebelumnya, minyak goreng curah naik sekitar 0,59 persen menjadi Rp20.648 per kilogram.

Minyak goreng kemasan premium naik sekitar 1,34 persen menjadi Rp22.306 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan sederhana naik 1,57 persen menjadi Rp19.104 per liter.

Harga LPG 3 kg juga naik sekitar 0,52 persen menjadi Rp19.956.

Kenaikan tersebut memang relatif kecil secara persentase, tetapi minyak goreng dan LPG merupakan kebutuhan yang digunakan berulang kali. Karena itu, perubahan harganya dapat terasa dalam pengeluaran rumah tangga.


2. Tabel Perbandingan: Komoditas yang Naik dan Turun

Agar pembaca lebih mudah melihat perubahan harga, berikut perbandingan komoditas yang mengalami pergerakan pada 3 Oktober 2026.

Komoditas Perubahan Persentase
Minyak Goreng Curah Naik Rp121 +0,59%
Minyak Goreng Premium Naik Rp295 +1,34%
Minyak Goreng Sederhana Naik Rp294 +1,57%
LPG 3 Kg Naik Rp104 +0,52%
Daging Sapi Turun Rp137 -0,10%
Ayam Ras Turun Rp403 -1,04%
Ayam Kampung Turun Rp245 -0,35%
Telur Ayam Kampung Turun Rp373 -0,82%

Dengan demikian, kenaikan harga tidak terjadi pada seluruh bahan pokok. Bahkan beberapa sumber protein mengalami penurunan pada periode tersebut.


3. Analisis: Mengapa Harga Sembako Tidak Bergerak Bersamaan?

Perubahan harga bahan pangan pada dasarnya dipengaruhi oleh banyak faktor.

Yang paling sederhana adalah hubungan antara pasokan dan permintaan. Ketika permintaan meningkat sementara pasokan terbatas, harga memiliki kecenderungan naik. Sebaliknya, ketika pasokan mencukupi atau permintaan melemah, harga dapat bergerak turun.

Faktor cuaca juga sangat berpengaruh, terutama terhadap komoditas pertanian seperti cabai dan bawang. Gangguan produksi atau distribusi dapat membuat harga di tingkat konsumen berubah dalam waktu relatif cepat.

Selain itu, biaya transportasi, bahan bakar, distribusi, kebijakan pemerintah, kondisi perdagangan serta biaya produksi juga dapat ikut memengaruhi harga.

Karena itu, angka harga sembako sebaiknya tidak dibaca sebagai sesuatu yang permanen.

Harga hari ini bisa berbeda dengan harga beberapa hari kemudian.

Data Terbaru Menunjukkan Pergerakan Masih Berlanjut

Data resmi Siskaperbapo Jawa Timur pada 4 Oktober 2026 juga menunjukkan harga masih bergerak. Misalnya, rata-rata beras premium tercatat Rp15.084 per kilogram, beras medium Rp13.023 per kilogram, minyak goreng curah Rp20.527 per kilogram, daging ayam ras Rp38.773 per kilogram, dan telur ayam ras Rp24.705 per kilogram.

Artinya, masyarakat sebaiknya melihat harga berdasarkan tanggal dan lokasi ketika melakukan perbandingan.

Perbedaan antarwilayah juga cukup besar. Data yang diberitakan pada 4 Oktober 2026 menunjukkan harga beras medium di sejumlah kabupaten/kota Jawa Timur berada pada rentang yang berbeda, dengan Situbondo tercatat lebih tinggi dan Trenggalek lebih rendah dalam data yang dibandingkan.

Ini menjadi alasan mengapa harga rata-rata provinsi tidak selalu sama dengan harga yang ditemukan di pasar tempat masyarakat berbelanja.


4. Apa Dampaknya bagi Anggaran Rumah Tangga?

Kenaikan harga satu komoditas mungkin tidak langsung terasa.

Namun, persoalan muncul ketika beberapa kebutuhan mengalami kenaikan secara bersamaan.

Misalnya sebuah keluarga rutin membeli:

  • minyak goreng;
  • LPG;
  • cabai;
  • telur;
  • beras;
  • dan kebutuhan dapur lainnya.

Jika sebagian besar komoditas tersebut naik, pengeluaran mingguan bisa bertambah meskipun kenaikan setiap barang terlihat kecil.

Sebaliknya, ketika beberapa bahan seperti ayam atau daging mengalami penurunan, konsumen dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan penyesuaian menu.

Dengan kata lain, strategi mengatur belanja bukan hanya mencari barang paling murah, tetapi membaca pergerakan harga dan menyesuaikan prioritas.


5. Rekomendasi Praktis agar Belanja Dapur Tidak Membengkak

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan keluarga.

1. Buat daftar belanja sebelum ke pasar

Catat kebutuhan utama dan pisahkan antara kebutuhan wajib dengan barang yang masih bisa ditunda.

2. Bandingkan harga

Jangan berasumsi harga di satu toko sama dengan toko lainnya. Perbedaan lokasi dan jalur distribusi dapat membuat harga berbeda.

3. Manfaatkan komoditas yang sedang turun

Jika harga ayam atau komoditas protein tertentu sedang lebih rendah, keluarga dapat menyesuaikan menu tanpa harus mengurangi kualitas makanan.

4. Kurangi pembelian impulsif

Harga murah tidak selalu berarti hemat jika barang tersebut sebenarnya tidak dibutuhkan.

5. Pantau harga sebelum belanja dalam jumlah besar

Untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kuliner, memantau harga dapat membantu menentukan kapan waktu yang tepat untuk membeli.

6. Pisahkan anggaran kebutuhan pokok

Tetapkan anggaran khusus untuk beras, minyak, LPG, telur, protein, sayur dan bumbu sehingga kenaikan salah satu komoditas tidak langsung mengganggu seluruh anggaran.


Penutup

Pergerakan harga sembako di Jawa Timur pada awal Oktober 2026 memperlihatkan satu hal penting: harga kebutuhan sehari-hari tidak selalu bergerak ke arah yang sama.

Minyak goreng dan LPG 3 kg mengalami kenaikan, sementara beberapa jenis daging dan telur justru turun. Pada saat yang sama, data terbaru menunjukkan harga komoditas masih mengalami perubahan dari hari ke hari.

Karena itu, masyarakat tidak perlu hanya berfokus pada satu angka harga.

Yang lebih penting adalah mengetahui komoditas mana yang naik, mana yang turun, serta bagaimana menyesuaikan pola belanja berdasarkan kondisi tersebut.

Bagi keluarga, kebiasaan sederhana seperti membuat daftar belanja, membandingkan harga dan menyesuaikan menu dapat membantu menjaga pengeluaran tetap terkendali.

Sementara bagi pelaku usaha kuliner dan UMKM makanan, pemantauan harga bahan baku menjadi semakin penting karena perubahan kecil pada minyak goreng, LPG, telur, ayam dan cabai dapat berpengaruh terhadap biaya produksi dan margin keuntungan.

Sumber: Siskaperbapo Jawa Timur dan detikJatim, dengan data pembanding perkembangan harga terbaru dari Siskaperbapo.

#Harga LPG 3 Kg#Harga Minyak Goreng#Harga Pangan#Harga Sembako#Jawa Timur#Sembako Jatim#Tips Hemat Belanja
Bagikan WhatsApp Facebook

Penulis

admin

Penulis di TotalMedia.ID.