Kunjungan Wisatawan ke Jawa Timur Turun pada September 2026 Akibat Karhutla

SURABAYA, TotalMedia.ID – Pergerakan wisatawan di Jawa Timur sempat melambat saat kawasan wisata alam favorit terpaksa ditutup sementara. Kondisi ini dirasakan oleh para pelaku usaha pariwisata yang menggantungkan usahanya pada kunjungan turis.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur yang dilaporkan JawaPos.com dan iNews Surabaya, kunjungan wisatawan mancanegara maupun pergerakan wisatawan nusantara sama-sama mengalami penurunan pada September 2026. Penutupan akibat kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu pemicu utama surutnya jumlah pelancong.
Imbas Penutupan Bromo dan Kawah Ijen
Penurunan angka wisatawan tidak lepas dari penutupan dua destinasi unggulan Jawa Timur secara bergantian. Kawasan Kawah Ijen ditutup pada 4–27 September 2026, sementara kawasan Gunung Bromo ditutup pada 12–18 September 2026 akibat karhutla.
Kondisi tersebut berdampak pada penurunan kunjungan wisatawan mancanegara melalui Bandara Internasional Juanda yang tercatat sebanyak 38.602 kunjungan. Angka ini mengalami penurunan sebesar 5,90 persen dibandingkan Agustus 2026, meski secara tahunan masih tumbuh 18,18 persen.
Kelompok pelancong asal Tiongkok menjadi penyumbang terbanyak melalui Bandara Juanda, yakni mencapai 16.398 kunjungan atau sekitar 42,48 persen, disusul wisatawan asal Malaysia dan Singapura. Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara menuju Jawa Timur turut merosot 4,41 persen menjadi 15,72 juta perjalanan.
Kegiatan MICE dan Surabaya Jadi Penopang
Meskipun kunjungan wisata alam melemah, tingkat penghunian kamar hotel berbintang di Jawa Timur justru naik menjadi 48,63 persen. Penyelenggaraan berbagai kegiatan MICE, festival, serta acara olahraga membantu menopang okupansi hotel di tengah lesunya kunjungan ke alam terbuka.
Kota Surabaya membuktikan perannya sebagai pusat pergerakan pelancong di Jawa Timur. Kota Surabaya menjadi daerah tujuan perjalanan wisatawan nusantara terbesar di Jawa Timur dengan raihan 2,03 juta perjalanan.
Yang Perlu Diketahui Warga
-
Kunjungan wisman September 2026: 38.602 kunjungan (turun 5,90% dari Agustus 2026).
-
Perjalanan wisnus September 2026: 15,72 juta perjalanan (turun 4,41% dari Agustus 2026).
-
Penyebab utama: Penutupan Kawah Ijen (4–27 September 2026) dan Gunung Bromo (12–18 September 2026) akibat karhutla.
-
Wisman terbanyak: Tiongkok (16.398 kunjungan), disusul Malaysia dan Singapura.
-
Destinasi favorit wisnus: Kota Surabaya menempati posisi tertinggi dengan 2,03 juta perjalanan.
-
Penopang hotel: Event MICE, festival, dan olahraga menaikkan hunian hotel berbintang hingga 48,63%.
Masyarakat dapat memantau pembaruan data dan perkembangan sektor pariwisata Jawa Timur melalui rilis resmi Badan Pusat Statistik Jawa Timur.



